NGANJUK, JOINMedia.id – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mendatangi makam aktivis buruh Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Minggu (30/11/25).
Didampingi ratusan buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur, Said melakukan ziarah dengan menaburkan bunga di pusara Marsinah. Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut. Said juga memimpin doa bersama untuk mengenang perjuangan Marsinah sebagai tokoh buruh perempuan yang gugur dalam perjuangannya.
Said menyambut baik keputusan pemerintah yang menetapkan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan luar biasa dari Presiden terhadap kontribusi besar Marsinah dalam sejarah gerakan buruh Indonesia.
“Penetapan ini adalah langkah maju, sebuah penghormatan tinggi untuk perjuangan Marsinah, Kami mewakili para buruh mengucapkan terimakasih kepada Presiden Prabowo.” ujar Said.
Namun demikian, Said menegaskan agar pemerintah tidak berhenti pada penetapan gelar semata. Ia meminta negara menuntaskan pengusutan dalang di balik pembunuhan Marsinah yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar.
“Kami meminta pemerintah tetap mengusut tuntas siapa otak pembunuhan Marsinah. Keadilan untuk beliau belum selesai,” tegasnya.
Selain itu, Said juga mendesak pemerintah untuk memberikan seluruh hak-hak Marsinah sebagai Pahlawan Nasional kepada keluarga yang masih tinggal di Nganjuk.
“Keluarga Marsinah berhak mendapatkan penghargaan dan hak yang melekat pada status Pahlawan Nasional,” tambahnya.***













