NGANJUK, JOINMedia.id – Seorang pengendara motor yang sedang melintas tiba-tiba terjatuh ke sungai setelah badan jembatan di Desa Kedungdowo Kecamatan Nganjuk Kabupaten Nganjuk mendadak putus, Minggu (30/11/25). Beruntung, pengendara tersebut selamat dan berhasil menepi ke sisi sungai.
Tak lama setelah kejadian, warga yang berada di sekitar lokasi bergegas turun untuk memberikan pertolongan. Mereka bersama-sama mengevakuasi kendaraan yang jatuh dan mendorongnya ke seberang.
Peristiwa ini cukup mengejutkan warga. Jembatan tersebut putus dalam kondisi cuaca cerah, sungai tidak sedang banjir, dan arus air relatif landai. Menurut warga, kerusakan jembatan yang membentang di atas Sungai Widas sepanjang kurang lebih 60 meter itu sebenarnya sudah terlihat sejak tahun 2024. Dari delapan tiang penyangga, kini hanya tersisa dua tiang yang masih berdiri.
Ironisnya, meski kondisi jembatan telah dilaporkan sejak lama, hingga kini belum ada penanganan dari dinas terkait. Bahkan warga menyebut, putusnya jembatan di Desa Kedungdowoo telah terjadi dua kali. Tahun lalu, bagian jembatan yang roboh berada di sisi utara, sementara kali ini bagian yang putus berada di sisi selatan.
Jembatan Kedungdowoo merupakan akses penting yang menghubungkan warga Kecamatan Rejoso dan Desa Kedungdowoo menuju Kota Nganjuk. Tanpa jembatan ini, warga harus memutar sejauh kurang lebih lima kilometer.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki jembatan yang putus tersebut, mengingat fungsinya yang vital bagi mobilitas masyarakat.***













