JOMBANG, JOINMedia.id – Gedung kesenian Jombang yang saat ini berada di belakang kantor Dinkes akan segera memiliki jembatan.
Proyek pembangunan jembatan menuju Gedung Kesenian Jombang telah resmi naik lelang, Rabu (30/7/25) lalu.
Saat dikonfirmasi JOINMedia.id, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang, Joko Murcoyo, menjelaskan bahwa seluruh dokumen lelang telah klir dan paket proyek sudah resmi diumumkan.
“Pendampingannya sudah selesai, dan sudah di-launching kemarin (Rabu),” ujar Joko.
Proyek jembatan dari jalan Kusuma Bangsa menuju gedung kesenian Jombang itu memiliki nilai pagu anggaran sebesar Rp 2,3 miliar.
Joko menambahkan, jika proses tendernya nanti berjalan lancar tanpa kendala, diperkirakan seluruh tahapannya akan rampung pada bulan September mendatang.
Joko juga menjelaskan, selain proyek jembatan, saat ini juga ada satu paket pekerjaan lain yang turut dilelang. Yaitu jasa konstruksi pembangunan jalan usaha tani di Desa Bakalan, Kecamatan Sumobito, milik Dinas Pertanian (Disperta) Jombang dengan anggaran sebesar Rp 448,3 juta.
“Jadi ada dua paket (yang dilelang), dari dinas PUPR dan Disperta,” imbuhnya.
Untuk diketahui, gedung Kesenian Jombang telah dibangun sejak tahun 2022 dengan total anggaran awal Rp 3,7 miliar dari APBD 2022.
Tahun berikutnya, pembangunan dilanjutkan untuk melengkapi fasilitas bagian dalam dengan dana Rp 2,5 miliar dari perubahan APBD 2023.
Pada tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Jombang kembali menambah fasilitas gedung, termasuk pemasangan sistem pencahayaan dengan anggaran Rp 350 juta.***













