JOMBANG, JOINMedia.id – Setelah sempat kabur, para pemasang kabel internet di jl RE Martadinata kota Jombang, Kamis (17/7/25) malam akhirnya muncul.
Ulah mereka sempat membuat warga Jombang geram karena telah meninggalkan kabel internetnya berserakan di jalan.
Perbuatan mereka itu, tentu saja sangat membahayakan bagi warga Jombang yang melintas.
Erwin Pribadi, Kades Kepatihan yang mendapat informasi keberadaan para pekerja tersebut bergegas mendatangi mereka.
Dengan lantang, Erwin langsung meminta mereka menghentikan pekerjaannya dan segera membongkar/menurunkan kembali kabel internet yang telah terpasang.
“Saya minta tolong ini sampean bongkar, kalau tidak, besok saya yang akan bongkar,” ucap Erwin.
Mendapat tekanan dari Kepala Desa Kepatihan, para pekerja itu tak berani membantah.
Mereka langsung menurunkan kembali kabel-kabel internet yang telah mereka pasang mulai dari pertigaan jalan Ahmad Yani hingga jalan RE Martadinata kota Jombang.
Erwin Pribadi, Kades Kepatihan mengaku sengaja melarang pemasangan kabel dan tiang internet baru di wilayahnya karena dalam melakukan pemasangan perusahaan-perusahaan selama ini asal-asalan.
Selain itu jika ada kabelnya yang jatuh dan membahayakan warga, perusahaan tidak mau bertanggungjawab.
Untuk menghindari protes warga, selama ini perusahaan/vendor kerap memasang tiang atau kabel internet malam hari.
“Kerjanya itu maling-malingan, mereka nunggu kita lengah atau pas warga tidur. Tahu-tahu besok paginya di depan rumah mereka sudah ada tiang internet yang berdiri,” ujar Erwin.
Erwin berharap, Pemkab Jombang serius melakukan penertiban terhadap aktifitas pemasangan tiang dan kabel internet di Jombang agar tidak membuat lingkungan menjadi semrawut.













