JOMBANG, JOINMedia.id – Peristiwa pencurian kembali terjadi di Jombang.
Yang menjadi korbannya kali ini adalah Aan Arianto (42), warga Desa Bendet Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang.
Dalam rekaman cctv pelaku terlihat jelas melintas di depan rumah korban.
Setelah memastikan kondisinya sepi, pelaku kemudian mendekat dan mengambil satu sangkar yang berisi burung kacer peliharaan korban.
Kepada JOINMedia.id yang menemuinya, Jumat (18/7/25), korban menjelaskan, peristiwa pencurian tersebut terjadi pada hari Selasa (15/7/25) malam lalu.
Uniknya, dalam menjalankan aksinya, pelaku menyamar sebagai pencari katak.
Pelaku berkeliling melewati pemukiman warga pada malam hari.
Begitu mendapat kesempatan, pelaku langsung beraksi.
Peristiwa pencurian itu baru terungkap keesokan harinya setelah korban dan keluarganya bangun dari tidur.
Korban terkejut, karena burngnya yang berada di teras rumah telah raib.
Setelah diperiksa pada rekaman cctv, terungkapn jika burung tersebut ternyata diambil oleh pencari katak.
Tak jauh dari rumahnya, korban menemukan sangkar burungnya yang hilang.
Rupanya, pelaku hanya mengambil burungnya saja dan membuang sangkarnya tak jauh dari tempatnya mencuri.
Selain dirinya, menurut Aan, beberapa tetangganya juga mengaku sering menjadi korban pencurian.
“Sering mas pencurian di sini, kemarin itu ayam tetangga situ juga hilang,” ujar Aan.
Namun sayangnya, mereka tidak memiliki rekaman cctv.
“Ndak ada rekaman cctvnya, baru saya ini yang ada, baru pasang kemarin,” jelas Aan.
Atas peristiwa pencurian yang dialaminya, Aan mengaku enggan melapor ke kantor Polisi.
Sebab menurutnya, harga burungnya yang hilang hanya berkisar antara Rp. 500.000 hingga Rp. 600.000.***













