DaerahHeadline

Ramadan Inklusif di Masjid KH Ahmad Dahlan Jombang: LASABMU Jombang Gelar Sinau Bareng Al-Qur’an Braille dan Isyarat

×

Ramadan Inklusif di Masjid KH Ahmad Dahlan Jombang: LASABMU Jombang Gelar Sinau Bareng Al-Qur’an Braille dan Isyarat

Sebarkan artikel ini
Peserta antusias belajar baca Al qur'an Braille di Masjid KH Ahmad Dahlan Jombang

JOMBANG, JOINMedia.id – Ramadhan tahun ini menghadirkan suasana yang berbeda di Masjid KH Ahmad Dahlan Sengon, yang berada di kompleks Jombang Muhammadiyah Center (JMC). Di tempat inilah Lembaga Studi Al-Qur’an Braille & Isyarat Muhammadiyah (LASABMU) Jombang kembali menggelar program rutin Ramadhan bertajuk Sinau Bareng Al-Qur’an Braille dan Isyarat — sebuah ruang belajar yang menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah untuk semua.

Setiap Ahad sepanjang bulan suci, sebanyak 24 peserta yang terdiri dari sahabat tuna netra dan tuna rungu/tuli berkumpul dalam suasana yang hangat dan penuh kekhidmatan. Tidak sekadar belajar, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan hati, ruang tumbuhnya harapan, dan ruang penguatan iman.

Di satu sisi masjid, jemari para peserta tuna netra dengan tekun meraba huruf-huruf Braille Al-Qur’an. Setiap titik timbul disentuh dengan kesabaran, dibaca dengan rasa, dan dimaknai dengan keyakinan. Sementara itu, di sisi lainnya, para peserta tuna rungu/tuli mempelajari Al-Qur’an Isyarat. Gerakan tangan mereka menyampaikan ayat demi ayat dengan penuh penghayatan. Setiap isyarat menjadi bahasa keimanan, setiap gerak menjadi jembatan menuju cahaya hidayah.

Ketua LASABMU Jombang, Achmad Fathul Iman, menyampaikan bahwa program ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Keberlanjutan tersebut, menurutnya, merupakan wujud konsistensi dakwah inklusi Muhammadiyah Jombang.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah memasuki tahun kedua. Ini bagian dari komitmen dakwah inklusi. Semua berhak belajar Al-Qur’an. Al-Qur’an untuk semua. Dakwah tanpa batas,” ujarnya.

Ia menegaskan, tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa ketika akses dibuka dan ruang disediakan, semangat belajar Al-Qur’an tumbuh tanpa bisa dibendung. Keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mendekat kepada Kalamullah.

Program ini terbuka untuk seluruh kalangan dan tidak dipungut biaya. Tanpa sekat, tanpa diskriminasi. Inilah wajah dakwah yang merangkul, menguatkan, sekaligus memuliakan martabat kemanusiaan.

Komitmen tersebut tidak hanya hadir di bulan Ramadhan. LASABMU bersama Himpunan Difabel Muhammadiyah (HIDIMU) Jombang juga menginisiasi TPQ Inklusi Muhammadiyah Jombang yang diselenggarakan setiap Jumat di SLB Muhammadiyah Jombang. TPQ ini terbuka untuk umum dan menerima seluruh ragam difabel sebagai bagian dari ikhtiar menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an Braille dan Isyarat secara berkelanjutan.

Langkah konkret ini menegaskan bahwa Muhammadiyah Jombang tidak berhenti pada wacana inklusi. Dakwah inklusif benar-benar dihadirkan dalam gerakan nyata — memastikan tidak ada satu pun yang tertinggal dalam barisan umat yang mencintai Al-Qur’an.

Ramadhan ini, Muhammadiyah Jombang mengajak masyarakat luas untuk ikut serta mendukung dan menyebarkan semangat dakwah inklusi. Karena sejatinya, Al-Qur’an bukan hanya milik sebagian, melainkan rahmat dan petunjuk bagi semua.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *