JOMBANG, JOINMedia.id – Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang digulirkan Bank Rakyat Indonesia kembali menyentuh sektor pendidikan keagamaan. Melalui Program BRI Peduli TJSL, perseroan menyalurkan bantuan pembangunan asrama putra untuk Ponpes Darul Muttaqin dengan total anggaran mencapai Rp100 juta termasuk pajak.
Bantuan tersebut difokuskan untuk mendukung pembangunan fasilitas hunian santri yang lebih representatif. Dalam dokumen mekanisme pelaksanaan program, nilai anggaran maksimal tercatat sebesar Rp100.000.000 dan telah ditetapkan sesuai skema yang berlaku dalam Program BRI Peduli TJSL.
Bendahara Ponpes Darul Muttaqin, Gus Iqbal Fillah, menyampaikan apresiasi atas kepedulian BRI terhadap kebutuhan pesantren.
“Kami sangat berterima kasih kepada BRI. Bantuan ini benar-benar membantu pondok kami. Harapan saya, program seperti ini terus berlanjut dan dapat dirasakan pondok-pondok lain yang memang membutuhkan renovasi maupun pembangunan fasilitas,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan asrama menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya aktivitas dan jumlah santri yang menimba ilmu. Fasilitas yang memadai dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif.
“Alhamdulillah pada 2025 kami menerima program ini. Mudah-mudahan BRI senantiasa hadir membantu lembaga pendidikan seperti pondok pesantren. Jika bangunan kurang siap, kegiatan anak-anak juga menjadi kurang nyaman. Ini semua demi meningkatkan fasilitas dan kenyamanan santri,” tambahnya.
Program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sarana pendidikan di lingkungan pesantren, sekaligus menghadirkan ruang belajar dan tempat tinggal yang lebih layak bagi para santri.
Dukungan TJSL BRI tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pembangunan sosial masyarakat, khususnya di sektor pendidikan keagamaan di daerah, agar terus tumbuh dan berdaya saing di masa depan.***













