JOMBANG, JOINMedia.id – Ratusan santri Pondok Pesantren Al Aqobah, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggelar shalat ghaib dan doa bersama pada Rabu (1/10/2025) siang. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.
Shalat ghaib ini ditujukan khusus untuk empat santri yang meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Tak hanya itu, para santri juga mengirimkan doa untuk para korban luka dan tim SAR yang hingga kini masih berjuang melakukan pencarian terhadap korban lain yang diduga masih tertimbun puing bangunan.
“Kami semua merasa terpanggil untuk mendoakan saudara-saudara kita di Sidoarjo. Ini adalah bentuk solidaritas dan empati kami sesama santri,” ujar KH Junaidi Hidayat, Pengasuh Pondok Pesantren Al Aqobah, saat ditemui usai pelaksanaan shalat ghaib.
Para santri berharap agar proses evakuasi berjalan lancar dan seluruh korban segera ditemukan. Mereka juga mendoakan keluarga korban agar diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.
“Semoga keluarga korban diberi kekuatan oleh Allah SWT dan semua yang tertimpa musibah ini mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” kata Jalu Elang, salah satu santri Ponpes Al Aqobah.
Doa dan shalat ghaib ini menjadi wujud empati mendalam dari para santri Jombang terhadap sesama pencari ilmu di pondok pesantren, yang saat ini sedang diuji dengan tragedi menyedihkan.***













