JOMBANG, JOINMedia.id – Kondisi jalan nasional yang buruk terus dikeluhkan oleh warga di Kabupaten Jombang.
Warga di Jombang mengaku sedih karena semakin lama kondisi jalan nasional tersebut semakin memburuk dan membahayakan pengguna jalan.
Di Jombang, kerusakan dan ketidaknyamanan terjadi di jalur utama yang menghubungkan antara Kecamatan Mojoagung hingga Kecamatan Peterongan.
Jalan yang seharusnya menjadi akses vital bagi masyarakat dan pengendara justru bergelombang, penuh tambalan tidak rata, serta terdapat gundukan bekas perbaikan yang justru menambah risiko kecelakaan.
Dalam dua pekan terakhir, tercatat dua pengendara sepeda motor meninggal dunia akibat kecelakaan di titik-titik jalan yang rusak.
Warga menilai kondisi tersebut tidak hanya membahayakan, tetapi juga menimbulkan keresahan dan ketidaknyamanan, terutama saat malam hari ketika penerangan jalan minim.
“Sebelumnya jalannya memang rusak, tapi setelah diperbaiki malah tambah parah. Tambalannya tidak rata, malah jadi seperti jebakan,” keluh Wahyudi, salahseorang warga di Mojoagung yang ditemui JOINMedia.id, Senin (21/7/25).
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah daerah maupun instansi terkait belum memberikan tanggapan resmi atas keluhan warga tersebut.
Para pengguna jalan di Jombang berharap pemerintah segera turun tangan dan melakukan perbaikan total, bukan sekadar tambal sulam yang justru memperburuk keadaan.***













