SURABAYA, JOINMedia.id – Pasar bunga Bratang merupakan pusat perbelanjaan bunga legendaris di Surabaya.
Di pasar yang berada di jalan Bratang Binangun kota Surabaya itu terdapat puluhan pedagang dengan ratusan lapak yang sudah turun temurun menjual aneka bunga dan tanaman hias.
Bahkan tak hanya tanaman hias atau bunga saja, berbagai kelengkapannya, seperti pupuk, pot bunga hingga tanah untuk menanam juga dijual para pedagang di sana.
Hebatnya, seiring dengan kemajuan teknologi, para pedagang di pasar tradisional tersebut juga giat berbenah.
Mereka mengikuti perkembangan yang ada dengan menyediakan berbagai layanan pembayaran untuk memudahkan pelanggan yang belanja di lapaknya.
Seperti Diah Oktavia (34), salah satu pedagang di pasar bunga Bratang misalnya, menyediakan layanan pembayaran melalui QRIS BRI.
QRIS adalah singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard
QRIS saat ini telah akrab dipergunakan oleh masyarakat sebagai sarana pembayaran digital menggunakan kode QR.
“Layanan QRIS ini sangat dibutuhkan mas di era sekarang. Sekarang kan orang belanja-belanja banyak yang malas bawa uang apalagi kalau nilai belanjanya kecil sepuluh ribu gitu, kalau pakai Qris kan praktis”, ujar Diah Oktavia.
Menurut Diah, ia sengaja menyediakan QRIS BRI karena banyak pelanggannya yang setiap belanja menanyakan keberadaan layanan pembayaran digital tersebut.
“Bisa bayar pakai QRIS ndak?”, kata Diah menirukan pertanyaan pelanggannya.
“Karena banyak yang nanya, saya akhirnya coba konsultasi dengan mantri BRI di sini, akhirnya di kasih (QRIS)”, jelas Diah.
Meski belum terlalu besar, namun nilai transaksi pembelian bunga dan tanaman hias yang menggunakan QRIS BRI, menurut Diah cukup lumayan, perbulan mencapai dua hingga tiga juta rupiah.
“Yang penting itu memudahkan pembeli mas, karena ada lho pembeli itu yang sampe muter-muter hanya untuk nyari toko yang bayarnya bisa pakai QRIS. Kalau kita tidak menyediakan kan eman, mereka bisa pindah ke penjual lain”, ucap Diah sambil tersenyum senang.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Girindra Ardiyan, Kepala Unit BRI Bratang mengakui adanya pedagang di pasar bunga Bratang yang menyediakan layanan pembayaran QRIS BRI di lapaknya.
Jumlahnya, menurut Girindra, ada 35 pedagang.
“Mereka itu pedagang dengan kriteria anak muda yang tidak gagal paham dengan teknologi. Rata-rata pedagang generasi kedua”, jelas Girindra Ardiyan.
“Nilai transaksinya juga lumayan, kalau sepi transaksi dengan QRIS sekitar 150 hingga 200 ribu, tapi kalau ramai bisa mencapai 3 juta rupiah perhari”, imbuhnya.
Melalui QRIS BRI yang disediakan, Girindra Ardiyan, Kepala Unit BRI Bratang berharap para pembeli dan pedagang merasa senang karena aktifitas pembayarannya termudahkan sehingga pasar bunga Bratang semakin maju dan berkembang.***