HeadlineNasional

Panitia Muktamar ke-35 NU di Jombang Siapkan Layanan Kesehatan dan Pijat Gratis untuk Peserta

×

Panitia Muktamar ke-35 NU di Jombang Siapkan Layanan Kesehatan dan Pijat Gratis untuk Peserta

Sebarkan artikel ini
Para terapis pijat foto bersama usai mengikuti briefing oleh panitia muktamar NU di Tambakberas Jombang

JOMBANG, JOINMedia.id – Panitia Lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menyiapkan layanan kesehatan bagi 3.200 peserta selama Muktamar yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, pada 27-31 Agustus 2026.

Selain pemeriksaan medis, panitia menyediakan layanan akupresur atau pijat untuk membantu peserta mengatasi kelelahan setelah mengikuti rangkaian agenda Muktamar yang padat.

Wakil Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU Bidang Kesehatan, KH Muhyiddin Zainul Arifin, mengatakan peserta akan memperoleh voucher saat registrasi ulang. Voucher tersebut dapat digunakan untuk mendapatkan layanan akupresur.

“Pada saat peserta herregistrasi, yang 3.200 orang itu nanti dapat voucher. Vouchernya bisa untuk pijat yang akupresur tadi,” kata Gus Muhyiddin seusai rapat koordinasi dengan para pemijat JRA Jombang di Aula Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, layanan pijat diperkirakan banyak diminati karena persidangan dan agenda Muktamar berlangsung sejak pagi hingga malam.

Sementara peserta yang membutuhkan pemeriksaan medis tidak perlu menggunakan voucher. Mereka cukup menunjukkan identitas peserta untuk mendapatkan pelayanan di posko kesehatan.

Panitia menyiapkan tiga posko utama di Unwaha, MTsN 3 Tambakberas, dan MAN 3 Tambakberas. Masing-masing posko diperkuat dokter, perawat, dan ambulans dengan sistem pelayanan 24 jam.

Layanan kesehatan juga tersedia di 10 tower tempat peserta beristirahat. Di lokasi tersebut disiapkan perawat, Banser Husada, dan tenaga akupresur.

Selain peserta, muhibbin dan romli yang mengalami gangguan kesehatan juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan.

“Kalau tidak sehat, ya bisa periksa,” ujar Gus Muhyiddin.

Sementara itu, sekitar 100 pemijat dari berbagai daerah telah menyatakan kesiapan memberikan layanan pijat gratis. Mereka berasal dari alumni Bahrul Ulum dan relawan, termasuk anggota Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Jombang.

Anggota JRA Jombang, Ki Dalang Muhammad Romli, mengatakan layanan tersebut merupakan bentuk khidmat kepada NU sekaligus membantu peserta yang kelelahan setelah perjalanan maupun mengikuti agenda Muktamar.

“Peserta Muktamar kan banyak yang datang dari jauh, setelah rapat atau perjalanan tentu merasa lelah. Karena itu kami menyediakan layanan pijat capek-capek secara gratis,” katanya.

Layanan pijat akan ditempatkan di tiga posko utama. Pemijat laki-laki melayani peserta laki-laki, sedangkan pemijat perempuan disiapkan untuk peserta perempuan.

Durasi pijat dibatasi sekitar 15 menit agar dapat menjangkau lebih banyak peserta. Jenis layanan meliputi pijat kepala, badan, kaki, dan refleksi.

Romli menegaskan relawan tidak memungut biaya maupun meminta imbalan dari peserta.

“Yang utama peserta harus merasa nyaman dan segar setelah dipijat,” pungkasnya.***

Tag:
Penulis: PurnomoEditor: Sultan Achmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *