JOMBANG, JOINMedia.id – Peristiwa pencurian gas elpiji di Jombang kembali terjadi.
Kasus pencurian gas elpiji yang kesekian lainya terjadi di Jombang itu juga terekam kamera CCTV.
Kali ini, yang menjadi sasaran adalah sebuah warung kopi milik warga Dusun Tebon, Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.
Dalam rekaman yang berdurasi satu menit itu, seorang pria berjaket tampak mengendap-endap dan berhasil menggondol satu tabung elpiji serta seekor ayam betina, Selasa (5/8/25) dini hari.
Dari rekaman CCTV terlihat jelas pelaku masuk melalui lorong samping rumah yang juga difungsikan sebagai warung.
Dengan gerak-gerik mencurigakan, pria itu beberapa kali menyalakan korek api untuk menerangi area gelap dan mencari barang yang bisa diambil.
Setelah menyisir lokasi, pelaku akhirnya menemukan tabung elpiji yang disimpan di lorong tersebut.
Tanpa membuang waktu, pelaku langsung membawa barang curiannya dan kabur ke arah utara.
Pemilik warung, Lia Indah Sari (31), mengaku baru mengetahui kejadian tersebut saat mengecek CCTV sekitar pukul 05.00 pagi.
“Saya baru tahu kalau ada pencurian itu sekitar pukul lima. Waktu bangun saya memang kebiasaan langsung cek CCTV dan tahu ada kejadian itu,” ungkap Lia saat ditemui JOINMedia.id.
Lia menjelaskan, pelaku datang dari arah utara dan dengan mudah masuk ke warung karena letaknya berada di teras rumah yang tidak tertutup rapat.
“Warungnya di teras rumah, posisinya langsung menghadap jalan kampung dan di depannya itu sawah. Padahal malam sebelumnya kami masih buka sampai jam sebelas,” ujarnya.
Tak hanya elpiji, pelaku juga mencuri seekor ayam betina yang berada di pekarangan belakang rumah.
“CCTV-nya memang tidak menjangkau sampai ke pekarangan, tapi ada ayam betina yang hilang juga,” tambahnya.
Lia menduga pelaku sudah mengenal lingkungan sekitar karena tampak mengetahui letak barang-barang berharga di lokasi.
“Kayak bukan orang jauh. Beberapa pelanggan saya juga merasa tidak asing saat melihat videonya, tapi saya sendiri tidak kenal,” ucapnya.
Meski kerugian tidak terlalu besar, Lia berharap kejadian ini menjadi peringatan bagi warga agar lebih waspada, terutama karena pencurian ayam marak terjadi di Dusun Tebon belakangan ini.
“Satu bulan terakhir ini sering ada kejadian maling ayam di Jombang. Jadi saya harap warga lebih hati-hati, apalagi yang tinggal di pinggir sawah atau dekat jalan sepi,” pesannya.***













