JOMBANG, JOINMedia.id – Aksi pencurian yang dilakukan seorang wanita berjilbab membuat resah para pedagang di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Sebab berdasarkan laporan yang diterima polisi, pelaku diduga telah melakukan aksi pembobolan toko di tiga pasar berbeda di wilayah Jombang.
Salah satunya adalah di pasar Perak Kecamatan perak Kabupaten Jombang.
Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Kapolsek Perak, IPTU Supriyo, membenarkan informasi terjadinya peristiwa pencurian tersebut.
IPTU Supriyo menjelaskan, Polisi telah mendatangi TKP dan mengumpulkan barang bukti rekaman cctv yang ada di pasar.
Dari cirri-ciri yang tampak dalam video cctv itu, menurut Supriyo, pelaku diduga juga telah melakukan aksi yang sama di tiga pasar berbeda di wilayah Jombang, diantaranya adalah di Pasar Megaluh dan Pasar Peterongan.
“Kami sudah meminta keterangan dari para saksi dan saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” terang IPTU Supriyo kepada JOINMedia.id, Jumat (25/7/25).
Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Minggu lalu, namun baru diketahui Sujamat, pemilik toko, pada hari Rabu kemarin.
Sebab sejak Minggu lalu, Sujamat mengaku sedang libur dan tokonya tutup.
Video rekaman cctv aksi pencurian oleh wanita berjilbab ini kemudian beredar luas dan viral di media sosial.
Sebab dalam membobol toko, wanita tersebut menjalankan aksinya seorang diri.
Meski demikian, ia beraksi layaknya professional. Ia dapat dengan mudah membuka pintu toko tanpa merusak kuncinya sama sekali.
Di Pasar Perak, berhasil membawa kabur sejumlah barang dagangan seperti gula, kopi, emping melinjo, dan susu, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp3 juta.
Meski beraksi seorang diri, keterangan saksi mata menyebutkan bahwa seorang pria tampak menunggu di luar pasar dengan sepeda motor.
Setelah mengambil barang curian, pelaku langsung naik ke sepeda motor tersebut dan melarikan diri bersama pria yang diduga adalah rekan satu komplotannya.
“Kami akan terus mendalami kasus ini dan berupaya mengungkap pelaku secepat mungkin. Kami imbau warga dan pedagang untuk lebih waspada serta melapor jika melihat aktivitas mencurigakan,” pungkas IPTU Supriyo, Kapolsek Perak Jombang.***













